PAL & NTSC
Kedua istilah itu sering kita temukan dalam system broadcast pertelevisian. Kedua sistem ini memang berbeda penggunaannya di tiap-tiap negara. Seperti Indonesia yang memakai sistem PAL, jepang & amerika NTSC. Kedua sistem ini perbedaannya terletak pada resolusi serta frame per second atau gambar yang ditampilkan dalam tiap detiknya.
PAL memiliki resolusi 752 x 576 dan 25 fps
NTSC memiliki resolusi
Kenapa sistem ini penting? Karena ketika kita mempersiapkan sebuah produksi video, kita harus mengetahui dimana kita akan memutarkan video kita. Sebagai gambarannya, broadcast indonesia yang menganut sistem PAL, TV-TV dan pemutar VCD/DVD banyak yang menggunakan sistem ini. Begitupula dengan camera / handycam yang lebih banyak beredar di indonesia.
Sebenarnya, TV-TV sekarang sudah bisa memutar baik PAL-NTSC (multisystem) namun apabila kita membuat video dengan sistem NTSC kemudian kita putar di peralatan dengan sistem PAL, maka gambar yang muncul akan tereduksi baik resolusi maupun keseluruhan kualitas gambar.
MPEG & MPEG 2
Kedua hal itu telah menjadi standar kompresi untuk sebuah tayangan video. Untuk kompresi yang lebih besar, maka akan didapatkan sebuah file video yang kecil namun dengan resolusi yang kecil pula. Begitupula sebaliknya.
MPEG = adalah kompresi untuk video dengan kualitas VCD dengan resolusi 352x288. ketika kita memproduksi 1 keping VCD, sebuah CD dengan kapasitas 700Mb, maka bisa kita dapatkan video dengan durasi sekitar 70 menit.
MPEG 2 = adalah kompresi untuk video dengan kualitas DVD dengan resolusi yang lebih tinggi yaitu 752 x 576. kompresi DVD lebih kecil, menghasilkan file yang lebih besar dari VCD. Sebuah keping DVD memiliki kapasitas rekam 4,3 Gb. Kompresi DVD memiliki kelebihan yaitu kita bisa mengatur tingkat kompresi video yang kita buat, sehingga dalam sebuah keping DVD, bisa kita isi dengan 1-2 jam video dengan kualitas yang lebih baik dari VCD. Bahkan, durasi 4 jam yang dimampatkan dalam sebuah DVD bisa dilakukan, namun dengan konsekuensi, kualitas gambar yang didapatkan akan berkurang jauh daripada DVD dengan durasi 1 jam. Proses untuk merubah/mengemas hasil edit yang sudah kita susun menjadi sebuah file jadi dalam bentuk MPEG biasa dikenal dengan istilah render.
AVI
AVI adalah standar raw video (raw=mentah) hasil capture dari sebuah kamera DV. Resolusi file DV-AVI dari sebuah camcoder PAL adalah 752x576, dengan size file yang besar. Untuk 1 frame file DV AVI memiliki size sebesar 1,5 Mb. Maka untuk sebuah raw video DV AVI dengan system PAL, kapasitas rekam yang dibutuhkan untuk 1 menit adalah kurang lebih 1,5Mb x 25 x 60detik = 180 Mb. Cukup besar bukan?
Namun unutuk memproduksi video dengan hasil yang baik, memang dibutuhkan raw file yang baik pula, ini akan tergantung dari kaset dan proses pengambilan gambar yang baik.Setelah itu, bagaimana kita akan mengkompres video itu menjadi MPEG atau MPEG 2, itu tergantung pada kebutuhan.
Program Kami
3d max
After Effects Expressions
AI
App
Bahasa Arab
Belajar Php
broadcasting
CG
Cinematic
CMS
Crack
dat
Digital Marketing
DKV
Editing Video
Ekstensi
enabled
flash
Fotografi
Grafish
ht
Ilmu Blog
Ilmu Grafis
Ilmu Jurnalistik
Ilmu Pendidikan
Ilmu Perfilman
Ilmu Pertelevisian
Ilmu Website
Info
Istilah
K3LH
Kdenlive
Link Online
Ms Office
Multimedia
Obs
Outside broadcasting
Penulisan Naskah
Pinacle
Presenter
Produksi Video
Puisi
Qur'an
RPL
scratch.mit.edu
Setting Plugin
Simulasi Digital
Sorot Blambangan
Tips
Tools
Tutorial PHP
Ubuntu
Upload
vector
Video Pembelajaran
warna
Youtube